Untuk Bisnis

Perpanjangan JobKeeper

Pembayaran JobKeeper, yang semula akan berjalan hingga 27 September 2020, akan terus terbuka untuk bisnis yang memenuhi syarat (termasuk wiraswasta individu) dan lembaga amal hingga 28 Maret 2021.

Untuk ringkasan perubahan yang akan datang, lihat treasury.gov.au/coronavirus/jobkeeper/extension.

Pembayaran JobKeeper

Pembayaran JobKeeper Pemerintah merupakan subsidi sementara untuk bisnis yang terkena dampak coronavirus (COVID-19) secara signifikan.

Majikan, pebisnis tunggal (sole trader), dan entitas lain yang memenuhi syarat dapat mengajukan pemohonan untuk menerima pembayaran JobKeeper untuk karyawan mereka yang memenuhi syarat. Ini akan dibayar belakanan kepada majikan setiap bulan oleh ATO.

Para pebisnis dapat mendaftar untuk Pembayaran JobKeeper melalui Portal Bisnis ATO, melalui layanan online ATO  menggunakan myGov jika Anda pebisnis tunggal, atau melalui agen pajak atau agen BAS yang terdaftar.

Untuk informasi tentang dukungan dan bantuan JobKeeper yang tersedia dari ATO saat ini, kunjungi http://www.ato.gov.au/jobkeeper

Memastikan ada arus kas untuk membayar tagihan dan upah

Bisnis dan lembaga amal yang memenuhi syarat yang mempekerjakan staf akan menerima antara $20.000 hingga $100.000 dalam jumlah peningkatan arus kas dengan cara memasukkan laporan aktivitas bulan atau kuartal mereka dari Maret 2020 hingga September 2020.

Untuk informasi lebih lanjut:

Pekerja dalam masa latihan sebagai apprentice atau trainee

Pemerintah mendukung kelanjutan pengembangan tenaga kerja dengan keterampilan khusus Australia dan membantu bisnis yang memenuhi syarat mempertahankan pekerja apprentice dan trainee dengan menawarkan subsidi upah 50 persen hingga $21.000.

Untuk informasi lebih lanjut:

Kredit dan pinjaman

Skema Jaminan Usaha Kecil dan Menengah (Small and Medium Enterprises/SME) Coronavirus baru berarti Anda mungkin dapat mengakses pinjaman tambahan dari pemberi pinjaman yang berpartisipasi untuk mendukung Anda selama beberapa bulan mendatang.

Pemerintah akan memberikan jaminan 50 persen kepada pemberi pinjaman SME untuk pinjaman tanpa jaminan baru yang akan digunakan untuk modal kerja.

Pemerintah juga memberikan pengecualian dari kewajiban pinjaman yang bertanggung jawab untuk pemberi pinjaman yang memberikan kredit kepada pelanggan bisnis kecil yang sudah ada.

Pengecualian ini berlaku selama enam bulan dan berlaku untuk kredit apa pun untuk keperluan bisnis, termasuk kredit baru, kenaikan batas kredit dan variasi kredit serta restrukturisasi.

Mendukung daerah dan sektor

Pemerintah telah menyisihkan $1 miliar untuk mendukung komunitas, daerah dan industri yang terkena dampak paling signifikan akibat wabah Coronavirus. Dana ini akan tersedia untuk membantu selama wabah dan untuk membantu dengan pemulihan. Selain itu, Pemerintah sedang membantu industri penerbangan kami melalui paket hingga $715 juta.

JobMaker Plan (Rencana Jobmaker) - tindakan sementara untuk mendukung bisnis

Sebagai bagian dari Anggaran 2020-2021, pemerintah menerapkan sejumlah tindakan untuk membantu bisnis pulih dari dampak pandemi coronavirus (COVID-19).

Tindakan ini berkaitan dengan mendapatkan keringanan pajak, pengurangan pajak, dan penyusutan aset pada waktu pajak harus dibayar. Tindakan ini akan mendukung bisnis selama terkena dampak ekonomi COVID-19 dalam tahun keuangan 2020–21 dan 2021–22.

Tindakan ini termasuk:

  • JobMaker Hiring Credit (Kredit untuk Mempekerjakan Karyawan)
  • Pembebanan biaya penuh sementara (Temporary full expensing)
  • Pengurangan kerugian tahun berjalan dengan keuntungan dari tahun-tahun sebelumnya (Loss carry back)
  • Mendukung investasi bisnis - penyusutan yang dipercepat
  • Penghapusan aset instan (Instant asset write-off)
  • Meningkatkan ambang batas omset untuk bisnis kecil

Untuk informasi lebih lanjut, lihat ato.gov.au/JobMakermeasures